travelling

karimun jawa

Tanggal 8-11 september kemaren saya pergi ke karmun jawa. niatnya untuk ikut teman teman saya nyelem2 uye disana sih.. yang saya lihat, karimun jawa itu lokasi nya bagus, terutama yang dekat pelabuhannya. bersih juga. masyarakatnya lucu lucu, apalagi omogannya hahaha. dengan logat “sih” di akhir kalimatnya sama “he eh” nya ang kocak. disana saya numpang ngerepotin di rumah pak RT yang paling uye yang saya pernah temuin. yaaaa lumayan ngga ada kost penginapan. kebetulan teman teman saya anak asuh beliau hehe.mas nurul namanya

pak RT yang juga menjabat sebagai syahbandar itu punya anak yang buleeeeeettttt banget. pak rt nya juga punya toko (salma dive shop. find it on face book borr.)

salah satu sisi di karimun itu ada kampung bugis dan kampung madura. saya memang tidak ke kampung madura. tapi sempet ngelewatin kampung bugis pas sruntulan hari terakhir sampe ke ujung gelam.

perbedaan yang sangat mencolok antara wilayah di sekitar dermaga utama karimun jawa dengan dermaga  perintis kemujan. itu dermaga cadangan kalau cucaca buruk

Image

pak RT yang juga menjabat sebagai syahbandar itu punya anak yang buleeeeeettttt banget. pak rt nya juga punya toko (salma dive shop. find it on face book borr.)

Image

anaknya pak RT

salah satu sisi di karimun itu ada kampung bugis dan kampung madura. saya memang tidak ke kampung madura. tapi sempet ngelewatin kampung bugis pas sruntulan hari terakhir sampe ke ujung gelam.

Image

sunset di ujung gelam/tanjung gelam

Imagetanjung gelam sebelum gelap

perbedaan yang sangat mencolok antara wilayah di sekitar dermaga utama karimun jawa dengan dermaga  perintis kemujan. itu dermaga cadangan kalau cucaca buruk. tempatnya masih natural, tapi perbedaan “peradaban” antara dua wilyah ini cukup jadi perhatian saya. kalo hasil ngobrol sama madha, yang menemani saya untuk berkeliling, ya itu semua karena transportasi kesana yang kurang. kan penyebaran itu dimulai dari transportasinya. hmm padahal potensi nya cukup besar untuk jadi alternatif wisata juga kok. atau dikembangkan jadi yang lain (yang belum terpikirkan oleh saya) semoga lebih dipikirkan oleh pemda nya.

beberapa hari saya di kariun bersama gerombolan siberat (karena besar besar) ini,memiliki “kesan tersendiri. kesekaan dengan penduduk dini juga lucu buat saya, karena pola nya berbeda dari yang saya lihat.. yaaa meskipun ketika mereka berbicara saya banyak ngga ngertinya karena merekaber jawa ria dan saya roooaming sangat 🙂

“kalo kita mengenal tempat kita berada, kita akan lebih bisa meghargai orang lain dan lingkungannya. dan kalo jalan jalan itu kita bisa berinteraksi lebih dekat dengan masyarakanya, kita yang (katanya) ebih maju ini bisa lebih menghargai hidup”

One thought on “karimun jawa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s